Dua puluh satu tahun!

Entahlah, apakah angka ini akan menjadi sejarah dalam hidupku kali ini. Mempertanyakan apakah aku mampu menjawab berbagai tantangan yang kian menantang! Apalagi mega proyek telah menanti dihadapan untuk segera ditunaikan. Hingga cuma ada dua pilihan, ya atau tidak!

Aku tahu, pastinya berbagai cobaan kan datang silih berganti, mencoba meruntuhkan identitas muslimku seperti yang telah terjadi pada sebagian besar pemuda saat ini. Satu per satu mereka mengendurkan semangat juang mereka hanya gara-gara permasalahan yang satu ini. Terbuai, terlena, hingga termakan omongannya sendiri. Sedih jika melihat mereka yang melepaskan jati diri mereka yang sesungguhnya kini. Namun lebih sedih lagi bila ku meraba dalam hati, nyatanya datang seruntun pertanyaan yang sama dan berarti, ‘Adakah semua ku lakukan terlalu dini?’

Memang tidak mudah untuk melewatinya, tapi inilah, tantangan sebenarnya yang harus dilewati untuk membuka gerbang kehidupan selanjutnya selama di dunia. Jika aku segera tersadar, maka hanya pada Allah lah tempat aku bersandar. Yang akan menguatkan hatiku yang terkapar. Hingga Insya Allah, azzamku akan terwujud lancar…

Ahh, bagiku tetap saja, pernikahan begitu indah ku dengar. Seakan-akan itu adalah kosakata yang tak pernah mengakar. Berdegup jantung didada, membuatku semakin berdebar. Namun aku tak ingin dikenal sebagai pecundang, yang hanya berani dikandang…

Ku yakin, suatu saat nanti aku kan keluar sebagai pemenang!
Kan ku jemput kau dibatas pelaminan…

Ya Allah, bantulah hamba tuk kendalikan diri….

AkheedEdi

About tetapbergerak
Seorang Mahasiswa yang berusaha menapaki jalan hidup ini dengan kepala tegak, bukan berarti sombong, bukan berarti arogan, apalagi egaliter, tapi mencoba teguh atas tantangan yang sudah didepan mata. Mencoba berfikir kritis, dan mencari solusi terbaiknya. Karena hanya dengan itu, saya masih bisa bergerak menyongsong perubahan.

2 Responses to Dua puluh satu tahun!

  1. Aldo Al Fakhr says:

    ketika pernikahan enak didengar
    ingin rasanya segera digelar

    ketika pernikahan telah digelar
    ada tempat tuk bersandar

    didalam hati segera tersadar
    apakah itu benar….

    he…he…
    semangat akh….
    ntar an bantu buat proposalnya..

  2. tetapbergerak says:

    🙂 hehe…

    Proposal si dah siap…
    tapi yang buat belum siap…

    saling mendoakan aja ya Om Aldo…
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: